Apakah baterai iPhone Anda semakin cepat habis, padahal durasi pemakaiannya tidak banyak berubah? Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kecerahan layar, aktivitas aplikasi di latar belakang, koneksi jaringan yang tidak stabil, hingga penurunan kapasitas baterai akibat usia pemakaian.
Kabar baiknya, ada sejumlah cara menghemat baterai iPhone yang bisa Anda terapkan tanpa harus langsung mengganti baterai atau mengurangi semua fitur yang biasa digunakan. Anda bisa mulai dengan memeriksa aplikasi yang paling banyak mengonsumsi daya, mengatur fitur penghemat baterai, dan menjaga suhu perangkat tetap ideal.
Namun, perlu dipahami bahwa battery health atau kesehatan baterai berbeda dengan persentase daya yang tersisa. Persentase daya menunjukkan energi yang tersedia saat ini, sedangkan kesehatan baterai menggambarkan kapasitas baterai dibandingkan dengan kondisinya ketika masih baru. Keduanya memengaruhi pengalaman penggunaan iPhone, tetapi memerlukan penanganan yang berbeda.
Berikut cara menghemat baterai iPhone sekaligus menjaga usia pakai baterainya agar tetap optimal.
1. Aktifkan Low Power Mode untuk Menghemat Daya
Low Power Mode atau Mode Daya Rendah merupakan fitur bawaan iOS yang dirancang untuk memperpanjang waktu penggunaan iPhone ketika daya baterai mulai menipis. Fitur ini mengurangi konsumsi energi dengan membatasi sejumlah aktivitas yang tidak selalu diperlukan.
Saat aktif, Mode Daya Rendah dapat mengurangi kecerahan layar, membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang, menonaktifkan pengambilan email otomatis, menjeda beberapa proses sinkronisasi, serta mengurangi efek visual. Pada model dengan layar ProMotion, fitur ini juga dapat membatasi laju penyegaran layar.
Untuk mengaktifkannya, ikuti langkah berikut:
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pada iPhone 14 atau model yang lebih lama, pilih Battery (Baterai). Pada iPhone 15 dan model yang lebih baru, pilih Battery > Power Mode (Mode Daya).
- Aktifkan Low Power Mode (Mode Daya Rendah).
Anda juga dapat mengaktifkannya melalui Control Center (Pusat Kontrol), jika tombolnya tersedia. Ketika fitur ini aktif, ikon baterai pada bar status akan berubah menjadi kuning.
Mode Daya Rendah tidak hanya dapat digunakan ketika baterai hampir habis. Anda bisa mengaktifkannya saat bepergian, mengikuti kelas, bekerja, atau ketika tidak memiliki akses mudah ke pengisi daya. Fitur ini biasanya mati secara otomatis setelah baterai terisi hingga 80% atau lebih.
Perlu diingat, beberapa aktivitas dan fitur mungkin berjalan lebih lambat selama mode ini aktif. Jika Anda membutuhkan performa penuh untuk bermain gim, merekam video, atau menjalankan aplikasi tertentu, sesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan.
Sumber: Panduan Mode Daya Rendah dari Apple: https://support.apple.com/id-id/101604
2. Kurangi Kecerahan Layar dan Atur Auto-Brightness
Layar merupakan salah satu komponen yang dapat mengonsumsi banyak daya, terutama ketika digunakan dalam waktu lama dengan tingkat kecerahan tinggi. Kebiasaan menonton video, bermain gim, membaca media sosial, atau menggunakan aplikasi navigasi dengan layar terus menyala dapat mempercepat berkurangnya daya baterai.
Untuk menghemat baterai iPhone, atur kecerahan layar sesuai kondisi lingkungan. Anda tidak perlu menggunakan kecerahan maksimum ketika berada di dalam ruangan atau di tempat yang teduh.
Berikut cara mengatur kecerahan layar:
- Buka Settings > Display & Brightness.
- Geser pengatur kecerahan ke tingkat yang nyaman untuk mata.
- Anda juga dapat menggeser pengatur kecerahan melalui Control Center.
Selain mengatur kecerahan secara manual, pertimbangkan untuk mengaktifkan Auto-Brightness atau Kecerahan Otomatis. Fitur ini menyesuaikan tingkat kecerahan layar berdasarkan kondisi pencahayaan sekitar sehingga layar tidak selalu terlalu terang ketika tidak diperlukan.
Untuk mengaktifkannya, buka Settings > Accessibility > Display & Text Size, lalu aktifkan Auto-Brightness.
Jika iPhone Anda memiliki fitur Always-On Display, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkannya apabila ingin mengurangi konsumsi daya. Fitur ini memungkinkan informasi tertentu tetap terlihat ketika layar terkunci, sehingga dampaknya terhadap baterai dapat berbeda menurut model dan pola penggunaan.
Intinya, gunakan kecerahan yang nyaman dan hindari membiarkan layar menyala lebih lama daripada yang dibutuhkan. Anda tidak perlu mematikan Kecerahan Otomatis hanya demi menghemat daya karena fitur tersebut justru dapat membantu mengurangi konsumsi energi.
3. Periksa Penggunaan Baterai dan Batasi Aktivitas Aplikasi
Salah satu cara paling efektif untuk mengetahui penyebab baterai iPhone cepat habis adalah memeriksa penggunaan baterai setiap aplikasi. Dengan begitu, Anda tidak perlu menonaktifkan fitur secara acak atau menghapus aplikasi yang sebenarnya tidak bermasalah.
Untuk memeriksanya, lakukan langkah berikut:
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pilih Battery (Baterai).
- Periksa grafik penggunaan baterai dan daftar aplikasi yang mengonsumsi daya.
- Jika tersedia, pilih View All Battery Usage (Lihat Semua Penggunaan Baterai) untuk melihat informasi yang lebih terperinci.
Perhatikan apakah ada aplikasi yang menggunakan daya dalam jumlah besar meskipun jarang Anda buka. Informasi aktivitas latar belakang juga dapat membantu menjelaskan mengapa daya baterai berkurang ketika layar tidak sedang digunakan.
Setelah mengetahui aplikasi yang paling banyak mengonsumsi daya, lakukan beberapa penyesuaian berikut.
Matikan Background App Refresh untuk aplikasi tertentu
Background App Refresh atau Segarkan App di Latar memungkinkan aplikasi memperbarui konten ketika tidak sedang dibuka. Fitur ini berguna untuk aplikasi yang perlu menampilkan informasi terbaru, tetapi tidak semua aplikasi membutuhkannya setiap saat.
Untuk mengaturnya, buka Settings > General > Background App Refresh. Anda dapat memilih untuk menonaktifkan fitur tersebut sepenuhnya atau membatasi penggunaannya ke Wi-Fi.
Jika ingin mempertahankan kenyamanan penggunaan, Anda tidak harus mematikan fitur ini untuk semua aplikasi. Prioritaskan aplikasi yang jarang digunakan atau tidak memerlukan pembaruan konten secara berkala.
Batasi akses lokasi yang tidak diperlukan
Aplikasi yang terus mengakses lokasi dapat menambah konsumsi daya, terutama ketika digunakan untuk navigasi atau melacak pergerakan. Periksa aplikasi yang memiliki izin lokasi dan sesuaikan aksesnya dengan kebutuhan.
Buka Settings > Privacy & Security > Location Services, kemudian pilih aplikasi yang ingin diatur. Jika sesuai dengan fungsi aplikasi, pilih akses saat aplikasi digunakan daripada mengizinkan akses lokasi setiap saat.
Jangan menonaktifkan layanan lokasi secara menyeluruh jika Anda masih membutuhkannya untuk peta, keamanan, atau fitur penting lainnya.
Kurangi notifikasi yang tidak penting
Notifikasi dapat membangunkan layar dan memicu aktivitas perangkat. Jika banyak aplikasi mengirimkan pemberitahuan sepanjang hari, konsumsi baterai bisa meningkat.
Anda dapat membuka Settings > Notifications, lalu menonaktifkan notifikasi dari aplikasi yang tidak memerlukan perhatian langsung. Pertahankan notifikasi penting seperti pesan pribadi, panggilan, dan informasi keamanan.
Menutup paksa semua aplikasi melalui pengalih aplikasi tidak selalu menghemat baterai. iOS umumnya menangguhkan aplikasi yang tidak aktif, sehingga lebih bermanfaat untuk menangani aplikasi yang benar-benar menunjukkan penggunaan daya berlebihan daripada menutup semuanya setiap saat.
Sumber: Panduan memeriksa penggunaan baterai iPhone dari Apple: https://support.apple.com/id-id/102432
4. Gunakan Wi-Fi dan Jaringan Seluler secara Efisien
Kualitas koneksi jaringan juga berpengaruh terhadap daya tahan baterai. Ketika sinyal seluler lemah, iPhone dapat menggunakan lebih banyak energi untuk mencari dan mempertahankan koneksi jaringan. Hal ini sering terjadi di gedung tertentu, area terpencil, atau tempat dengan penerimaan sinyal yang tidak stabil.
Untuk mengurangi konsumsi daya akibat koneksi jaringan, terapkan beberapa langkah berikut:
- Gunakan Wi-Fi ketika tersedia. Untuk aktivitas internet yang sama, koneksi Wi-Fi umumnya menggunakan daya lebih sedikit dibandingkan koneksi seluler.
- Aktifkan 5G Auto jika tersedia. Pada model yang mendukungnya, pengaturan ini memungkinkan iPhone beralih ke LTE ketika kecepatan 5G tidak memberikan peningkatan pengalaman yang berarti.
- Gunakan Mode Pesawat ketika benar-benar tidak ada sinyal. Jika Anda berada di area tanpa jangkauan seluler untuk waktu tertentu dan tidak membutuhkan koneksi jaringan, Mode Pesawat dapat membantu mengurangi upaya perangkat mencari sinyal.
- Hindari unduhan besar saat koneksi tidak stabil. Unduhan yang berulang atau membutuhkan waktu lama dapat menambah konsumsi daya.
Anda tidak perlu mematikan Wi-Fi dan Bluetooth sepanjang hari demi menghemat baterai. Kedua fitur tersebut dirancang untuk menggunakan daya relatif rendah ketika tidak aktif terhubung atau digunakan. Biarkan fitur yang diperlukan tetap menyala dan sesuaikan pengaturan jaringan dengan kondisi penggunaan.
Sumber: Panduan Apple untuk mengatasi baterai iPhone yang cepat habis: https://support.apple.com/id-id/120745
5. Perbarui iOS ke Versi Terbaru yang Tersedia
Pembaruan iOS dapat membawa perbaikan bug, peningkatan keamanan, serta penyempurnaan pengelolaan sistem yang berpotensi memengaruhi konsumsi baterai. Karena itu, menggunakan versi iOS yang masih didukung dan sesuai dengan perangkat merupakan salah satu langkah perawatan yang disarankan.
Untuk memeriksa pembaruan, ikuti langkah berikut:
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pilih General (Umum) > Software Update (Pembaruan Perangkat Lunak).
- Jika pembaruan tersedia dan kompatibel dengan perangkat Anda, ikuti petunjuk untuk mengunduh serta menginstalnya.
Sebelum memperbarui, pastikan baterai mencukupi atau sambungkan iPhone ke pengisi daya. Sebaiknya cadangkan data penting terlebih dahulu dan gunakan koneksi internet yang stabil.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan: baterai terkadang terasa lebih cepat habis selama beberapa hari setelah pembaruan iOS. Hal ini dapat terjadi karena sistem masih menyelesaikan proses di latar belakang, seperti pengindeksan data dan sinkronisasi. Kondisi tersebut tidak otomatis menandakan baterai rusak.
Jika masalah muncul setelah pembaruan, beri waktu beberapa hari dan periksa kembali penggunaan baterai. Apabila konsumsi daya tetap tidak normal setelah proses tersebut selesai, periksa aplikasi yang paling banyak menggunakan daya dan kondisi kesehatan baterai.
Sumber: Panduan pemecahan masalah baterai dari Apple dan panduan memperbarui iPhone.
6. Periksa Battery Health atau Kesehatan Baterai iPhone
Jika iPhone semakin sering kehabisan daya meskipun pengaturan sudah dioptimalkan, periksa Battery Health atau kesehatan baterainya. Baterai iPhone menggunakan teknologi litium-ion yang kapasitasnya akan menurun secara bertahap seiring bertambahnya usia kimia, pola penggunaan, dan riwayat suhu.
Berikut cara memeriksa kesehatan baterai berdasarkan model iPhone:
- iPhone 15 dan model yang lebih baru: Buka Settings > Battery > Battery Health.
- iPhone 14 dan model yang lebih lama: Buka Settings > Battery > Battery Health & Charging.
Pada menu tersebut, Anda dapat melihat informasi yang tersedia untuk model perangkat, seperti kapasitas maksimum baterai, kemampuan kinerja puncak, serta rekomendasi servis. Pada iPhone 15 dan model yang lebih baru, informasi tambahan seperti jumlah siklus pengisian daya juga tersedia.
Apa arti persentase Battery Health?
Kapasitas maksimum menunjukkan perkiraan kapasitas baterai saat ini dibandingkan dengan kapasitasnya ketika masih baru. Sebagai contoh, jika kapasitas maksimum menunjukkan 85%, baterai diperkirakan dapat menyimpan sekitar 85% dari kapasitas awalnya dalam kondisi pengukuran tersebut.
Persentase ini tidak menunjukkan jumlah daya yang tersisa pada saat itu. Angka tersebut juga tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan apakah baterai masih layak digunakan, karena kondisi aktual dipengaruhi oleh pola pemakaian dan informasi kesehatan baterai lainnya.
Jika kapasitas maksimum sudah berada di bawah 80%, Anda tidak selalu harus langsung mengganti baterai. Perhatikan juga apakah daya tahan terasa jauh berkurang, perangkat mengalami mati mendadak, atau sistem menampilkan rekomendasi servis. Jika muncul status Service (Servis) atau pesan penggantian baterai, pertimbangkan pemeriksaan oleh penyedia layanan yang kompeten.
Apple menyatakan bahwa baterai iPhone 14 dan model sebelumnya dirancang untuk mempertahankan hingga sekitar 80% kapasitas awal setelah 500 siklus pengisian penuh dalam kondisi ideal. Untuk iPhone 15 dan model yang lebih baru, angka desainnya sekitar 80% setelah 1.000 siklus dalam kondisi ideal. Angka tersebut merupakan tolok ukur desain, bukan jaminan bahwa setiap baterai akan mencapai kondisi yang sama.
Jika baterai perlu diganti, gunakan layanan Apple atau Penyedia Servis Resmi Apple agar perangkat diperiksa dan ditangani sesuai prosedur. Penggantian baterai dapat membantu memulihkan kapasitas dan daya tahan apabila penurunan performa memang disebabkan oleh baterai yang sudah menua.
Sumber: Informasi baterai dan kinerja iPhone dari Apple.
7. Atur Kebiasaan Pengisian Daya agar Baterai Lebih Awet
Menghemat daya baterai untuk pemakaian hari ini berbeda dengan memperpanjang usia baterai dalam jangka panjang. Untuk menjaga baterai tetap sehat, perhatian utama sebaiknya diberikan pada suhu, pola pengisian daya, dan penggunaan fitur pengoptimalan pengisian daya.
Aktifkan Optimized Battery Charging
Optimized Battery Charging atau Pengisian Daya Optimal membantu mengurangi waktu baterai berada dalam kondisi terisi penuh. iPhone mempelajari kebiasaan pengisian daya Anda dan dapat menunda pengisian hingga 100% sampai mendekati waktu perangkat biasanya digunakan kembali.
Pada iPhone 14 dan model yang lebih lama, pengaturan ini dapat ditemukan melalui Settings > Battery > Battery Health & Charging. Pada iPhone 15 dan model yang lebih baru, buka Settings > Battery > Charging atau menu pengisian daya yang tersedia pada versi iOS Anda.
Gunakan batas pengisian daya jika perangkat mendukungnya
Pada iPhone 15 dan model yang lebih baru, pengguna dapat memilih batas pengisian daya antara 80% dan 100%, dengan pilihan tertentu dalam kelipatan 5%. Membatasi pengisian daya dapat membantu mengurangi keausan baterai, terutama jika perangkat sering terhubung ke pengisi daya dalam waktu lama.
Namun, mengisi daya hingga 100% bukanlah sesuatu yang harus selalu dihindari. Anda tetap dapat mengisi penuh baterai ketika membutuhkan daya lebih lama untuk bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Pilih batas pengisian berdasarkan kebutuhan, bukan karena anggapan bahwa pengisian hingga 100% sekali-sekali pasti merusak baterai.
Jangan menunggu baterai benar-benar habis
Anda tidak perlu membiarkan baterai turun sampai 0% sebelum mengisi ulang. Mengisi daya ketika diperlukan, termasuk sebelum baterai habis sepenuhnya, merupakan kebiasaan yang wajar untuk baterai litium-ion. Anda juga tidak harus menunggu persentase tertentu setiap kali akan mengisi daya.
Gunakan pengisi daya dan kabel yang kompatibel
Gunakan adaptor daya dan kabel yang kompatibel dengan iPhone serta memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Pengisi daya tidak harus selalu bermerek Apple, tetapi sebaiknya berasal dari produsen tepercaya dan memiliki spesifikasi yang sesuai.
Periksa kabel dan adaptor secara berkala. Hindari menggunakan aksesori yang rusak, terlalu panas, atau menunjukkan tanda kerusakan fisik. Aksesori berkualitas dan kompatibel membantu pengisian daya berlangsung dengan aman, meskipun tidak dapat menghentikan penurunan kapasitas baterai akibat usia kimia.
Sumber: Panduan batas daya dan Pengisian Daya Optimal dari Apple.
8. Hindari Suhu Panas Berlebihan
Suhu merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi usia baterai iPhone. Baterai yang terpapar panas berlebihan secara berulang dapat mengalami penurunan kapasitas secara permanen lebih cepat daripada kondisi penggunaan yang ideal.
Apple menyebut suhu lingkungan sekitar 16–22“C sebagai rentang ideal untuk penggunaan iPhone. Sebaiknya hindari menggunakan atau mengisi daya perangkat pada suhu lingkungan di atas 35”C karena kondisi tersebut dapat mengurangi usia baterai secara permanen.
Untuk mengurangi risiko panas berlebihan, lakukan beberapa langkah berikut:
- Jangan meninggalkan iPhone di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari.
- Hindari meletakkan perangkat di dekat sumber panas atau di tempat yang tidak memiliki sirkulasi udara memadai.
- Jika perangkat terasa terlalu panas saat mengisi daya, pindahkan ke tempat yang lebih sejuk dan hentikan aktivitas berat untuk sementara.
- Hindari menjalankan gim dengan grafis tinggi atau merekam video dalam waktu lama ketika perangkat sedang sangat panas.
- Perhatikan peringatan suhu dari sistem dan biarkan perangkat kembali ke suhu normal sebelum melanjutkan penggunaan berat.
Jika iPhone terasa hangat ketika mengisi daya atau menjalankan aplikasi berat, hal tersebut belum tentu menandakan kerusakan. Namun, panas yang berlebihan atau berulang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan dan usia baterai.
Sumber: Panduan Apple untuk mengisi daya dan menjaga kondisi baterai iPhone.
9. Nonaktifkan Fitur Tambahan yang Tidak Anda Butuhkan
Selain pengaturan utama, beberapa fitur iPhone dapat disesuaikan untuk mengurangi konsumsi daya. Pilih fitur yang memang jarang digunakan agar penghematan baterai tidak mengganggu fungsi penting perangkat.
Nonaktifkan Always-On Display jika tidak diperlukan
Pada model iPhone yang mendukung Always-On Display, layar kunci dapat menampilkan informasi tertentu meskipun perangkat tidak sedang digunakan secara aktif. Jika Anda tidak membutuhkan informasi tersebut sepanjang waktu, menonaktifkan fitur ini dapat membantu mengurangi konsumsi daya.
Gunakan Auto-Lock dengan durasi yang sesuai
Fitur Auto-Lock mengunci layar secara otomatis setelah perangkat tidak digunakan selama periode tertentu. Durasi yang lebih singkat dapat mengurangi waktu layar menyala tanpa sengaja, misalnya ketika Anda meletakkan iPhone setelah membaca pesan.
Untuk mengaturnya, buka Settings > Display & Brightness > Auto-Lock, lalu pilih durasi yang sesuai dengan kebutuhan. Pada kondisi tertentu, pengaturan ini dapat dibatasi oleh fitur lain atau kebijakan perangkat.
Atur sinkronisasi dan unduhan otomatis
Sinkronisasi foto, pengunduhan aplikasi, pembaruan otomatis, dan pengambilan email dapat menggunakan daya ketika berlangsung di latar belakang. Jika Anda mengalami konsumsi baterai yang tinggi, periksa aktivitas tersebut dan jadwalkan proses besar ketika perangkat terhubung ke Wi-Fi serta pengisi daya.
Jangan menonaktifkan semua sinkronisasi tanpa pertimbangan. Fitur seperti pencadangan foto dan sinkronisasi data dapat menjadi penting untuk menjaga keamanan informasi Anda. Lebih baik menyesuaikan waktu dan aktivitasnya daripada mengorbankan fungsi yang dibutuhkan.
10. Ketahui Kapan Baterai Perlu Diperiksa atau Diganti
Jika baterai tetap cepat habis setelah pengaturan dioptimalkan, langkah berikutnya adalah mencari tahu apakah masalahnya berasal dari penggunaan aplikasi, perangkat lunak, atau kondisi fisik baterai.
Anda sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan lebih lanjut apabila mengalami kondisi berikut:
- Daya baterai turun secara tidak wajar meskipun penggunaan relatif ringan.
- iPhone sering mati mendadak ketika persentase baterai masih tersisa.
- Kapasitas maksimum menurun dan sistem menampilkan rekomendasi servis.
- Perangkat mengalami panas berlebihan berulang kali tanpa alasan yang jelas.
- Baterai menggembung atau layar terangkat akibat tekanan dari dalam perangkat.
Jika baterai terlihat menggembung, hentikan penggunaan dan pengisian daya, lalu bawa perangkat ke penyedia servis yang kompeten. Jangan menekan, menusuk, atau mencoba melepas baterai sendiri karena baterai litium-ion yang rusak dapat menimbulkan risiko keselamatan.
Untuk masalah yang tidak disertai kerusakan fisik, mulailah dengan memeriksa grafik penggunaan baterai, memperbarui aplikasi dan iOS bila diperlukan, serta memantau apakah masalah berlanjut. Jika tetap terjadi, hubungi Dukungan Apple atau Penyedia Servis Resmi Apple untuk mendapatkan diagnosis yang sesuai.
Kesimpulan
Cara menghemat baterai iPhone yang paling efektif adalah menyesuaikan pengaturan dengan kebiasaan penggunaan, bukan mematikan semua fitur yang tersedia. Mulailah dengan mengaktifkan Mode Daya Rendah saat diperlukan, mengatur kecerahan layar, memeriksa aplikasi yang mengonsumsi daya, dan menggunakan koneksi jaringan yang stabil.
Untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang, aktifkan Pengisian Daya Optimal atau batas pengisian daya jika tersedia, hindari suhu panas berlebihan, dan gunakan aksesori pengisian daya yang kompatibel. Periksa juga Battery Health secara berkala agar Anda dapat membedakan masalah konsumsi daya dengan penurunan kapasitas baterai.
Ingat, baterai litium-ion akan mengalami penurunan kapasitas seiring waktu. Tujuan perawatan bukan membuat baterai tetap 100% selamanya, melainkan memperlambat keausan, mempertahankan kenyamanan penggunaan, dan mengetahui kapan perangkat benar-benar membutuhkan pemeriksaan atau penggantian baterai.
Dengan kebiasaan yang tepat dan pemantauan berkala, Anda dapat membantu baterai iPhone bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari tanpa harus mengorbankan fitur yang penting.
Referensi
- Apple Support — Jika daya baterai iPhone atau iPad habis terlalu cepat
- Apple Support — Menggunakan Mode Daya Rendah
- Apple Support — Memeriksa penggunaan baterai di iPhone
- Apple Support — Tentang baterai dan kinerja iPhone
- Apple Support — Mengisi daya dan menjaga kondisi baterai iPhone
- Apple Support — Batas Daya dan Pengisian Daya Optimal di iPhone
- Apple Support — Memperbarui iPhone atau iPad