Cara kunci aplikasi di iPhone kini semakin mudah berkat fitur keamanan bawaan Apple. Kamu bisa mengunci aplikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode sandi, menyembunyikan aplikasi tertentu, hingga membatasi penggunaannya melalui Screen Time (Durasi Layar).
Fitur ini berguna ketika kamu meminjamkan iPhone kepada teman, anggota keluarga, atau anak-anak, tetapi tidak ingin mereka membuka aplikasi yang berisi informasi pribadi. Misalnya, WhatsApp, aplikasi perbankan, galeri foto, email, atau media sosial.
Namun, setiap metode memiliki fungsi berbeda. Artikel ulasan iPhone ini membahas cara mengunci aplikasi di iPhone dengan iOS terbaru, alternatif untuk iPhone versi lama, serta langkah tambahan untuk menjaga privasi dan keamanan data.
1. Cara Mengunci Aplikasi di iPhone dengan Face ID atau Touch ID
Jika iPhone kamu menggunakan iOS 18 atau versi lebih baru, kamu bisa mengunci aplikasi tertentu langsung dari Home Screen. Setelah fitur ini diaktifkan, iPhone akan meminta autentikasi setiap kali aplikasi dibuka.
Metode ini lebih praktis daripada mengatur batas waktu aplikasi melalui Screen Time karena tujuan utamanya memang membatasi akses ke aplikasi tertentu.
Langkah-langkah mengunci aplikasi
- Buka Home Screen atau layar utama iPhone.
- Temukan aplikasi yang ingin dikunci, misalnya WhatsApp, Foto, atau aplikasi media sosial.
- Tekan dan tahan ikon aplikasi hingga menu tindakan cepat muncul.
- Pilih Require Face ID, Require Touch ID, atau opsi kode sandi yang tersedia.
- Ketuk kembali opsi konfirmasi penguncian jika diminta.
- Lakukan autentikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode sandi sesuai instruksi di layar.
Setelah selesai, aplikasi tersebut akan meminta autentikasi ketika dibuka. Jika kamu keluar dari aplikasi, perlindungan akan aktif kembali sehingga orang lain tidak bisa langsung mengaksesnya hanya karena iPhone sedang dalam keadaan terbuka.
Aplikasi apa saja yang bisa dikunci?
Banyak aplikasi pihak ketiga dan sejumlah aplikasi bawaan Apple mendukung fitur ini. Namun, tidak semua aplikasi dapat dikunci. Beberapa aplikasi sistem, seperti Settings, Camera, Clock, Contacts, Find My, Maps, dan Shortcuts, tidak menyediakan opsi penguncian melalui fitur ini.
Jika opsi Require Face ID tidak muncul saat ikon aplikasi ditekan lama, kemungkinan aplikasi atau versi iOS yang kamu gunakan tidak mendukung fitur tersebut.
Catatan: Penguncian aplikasi tidak otomatis tersinkronisasi sebagai pengaturan kunci ke seluruh perangkat melalui iCloud. Kamu perlu memeriksa pengaturan pada masing-masing perangkat.
2. Cara Mengunci Sekaligus Menyembunyikan Aplikasi di iPhone
Selain mengunci aplikasi, iPhone dengan iOS 18 atau versi lebih baru juga menyediakan opsi untuk menyembunyikan aplikasi yang kompatibel. Fitur ini berguna jika kamu tidak ingin ikon aplikasi tertentu terlihat di Home Screen atau mudah ditemukan melalui pencarian.
Langkah-langkah menyembunyikan aplikasi
- Buka Home Screen dan cari aplikasi yang ingin disembunyikan.
- Tekan dan tahan ikon aplikasi tersebut.
- Pilih Require Face ID atau opsi autentikasi yang tersedia.
- Pilih Hide and Require Face ID jika opsi ini muncul.
- Lakukan autentikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode sandi.
- Ketuk Hide App untuk mengonfirmasi.
Setelah disembunyikan, aplikasi akan dipindahkan ke folder Hidden di App Library. Untuk membukanya, geser layar ke kiri hingga mencapai App Library, buka folder Hidden, lalu lakukan autentikasi.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Opsi menyembunyikan aplikasi tidak tersedia untuk semua aplikasi.
- Aplikasi bawaan yang terpasang bersama iOS tidak dapat disembunyikan melalui fitur ini.
- Nama aplikasi tersembunyi masih dapat terlihat di beberapa bagian sistem, misalnya pengaturan Screen Time, penggunaan baterai, atau riwayat pembelian App Store.
- Jika aplikasi disembunyikan, pemberitahuan dan informasi tertentu dari aplikasi tersebut tidak akan ditampilkan seperti biasanya.
Jika hanya ingin menjaga isi aplikasi tetap privat, mengunci aplikasi tanpa menyembunyikannya biasanya sudah cukup. Pilih opsi menyembunyikan aplikasi jika kamu juga ingin mengurangi kemungkinan orang lain menemukan ikonnya.
3. Cara Mengunci Aplikasi di iPhone Menggunakan Screen Time
Jika iPhone kamu menggunakan versi iOS yang belum mendukung penguncian aplikasi secara langsung, Screen Time atau Durasi Layar dapat menjadi alternatif. Fitur ini awalnya dirancang untuk mengelola waktu penggunaan perangkat, tetapi juga bisa membatasi akses aplikasi melalui batas waktu atau jadwal tertentu.
Perlu diketahui, App Limits bukan pengganti penuh fitur Require Face ID. Batas waktu dapat diabaikan dalam kondisi tertentu jika pengaturan pemblokiran dan kode sandinya tidak dikonfigurasi dengan tepat.
Cara membuat batas penggunaan aplikasi
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pilih Screen Time (Durasi Layar).
- Aktifkan fitur jika belum digunakan.
- Ketuk App Limits (Batas App), lalu pilih Add Limit (Tambah Batas).
- Pilih kategori aplikasi atau pilih aplikasi tertentu yang ingin dibatasi.
- Ketuk Next (Berikutnya), kemudian atur durasi penggunaan harian, misalnya satu menit.
- Konfirmasikan pengaturan dengan mengetuk Done (Selesai).
Untuk meningkatkan efektivitas pembatasan, atur kode sandi Screen Time yang berbeda dari kode sandi perangkat jika tersedia pada konfigurasi iOS kamu. Jangan membagikan kode tersebut kepada orang yang ingin kamu batasi aksesnya.
Ketika batas penggunaan tercapai, aplikasi akan menampilkan pemberitahuan batas waktu. Tingkat pembatasan berikutnya bergantung pada pengaturan Screen Time yang digunakan.
Kapan Screen Time lebih cocok digunakan?
- Membatasi durasi bermain game atau menggunakan media sosial.
- Mengatur jadwal penggunaan aplikasi untuk anak.
- Mengurangi gangguan saat belajar atau bekerja.
- Membatasi akses aplikasi selama waktu tertentu melalui fitur Downtime.
Jika tujuan utamamu adalah meminta Face ID setiap kali aplikasi dibuka, gunakan fitur penguncian aplikasi bawaan iOS 18 atau versi lebih baru apabila tersedia.
4. Cara Mengunci iPhone pada Satu Aplikasi dengan Guided Access
Guided Access atau Akses Terpandu cocok ketika kamu ingin meminjamkan iPhone kepada orang lain tanpa membiarkan mereka berpindah ke aplikasi lain. Misalnya, saat anak menonton video, teman melihat foto, atau seseorang menggunakan aplikasi tertentu untuk mengisi formulir.
Berbeda dengan penguncian aplikasi individual, Guided Access membatasi perangkat agar tetap berada dalam satu aplikasi selama sesi berlangsung.
Langkah pertama: aktifkan Guided Access
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pilih Accessibility (Aksesibilitas).
- Ketuk Guided Access (Akses Terpandu).
- Aktifkan fitur tersebut.
- Buka Passcode Settings dan pilih Set Guided Access Passcode untuk membuat kode sandi khusus.
- Jika tersedia, aktifkan Face ID atau Touch ID untuk mengakhiri sesi dengan autentikasi biometrik.
Langkah kedua: mulai sesi Guided Access
- Buka aplikasi yang ingin digunakan oleh orang lain.
- Tekan tombol samping tiga kali pada iPhone yang tidak memiliki tombol Home. Pada model dengan tombol Home, tekan tombol Home tiga kali.
- Jika menu pintasan aksesibilitas muncul, pilih Guided Access.
- Atur bagian layar atau tombol yang ingin dinonaktifkan jika diperlukan.
- Ketuk Start (Mulai).
Selama sesi berlangsung, pengguna tidak bisa berpindah ke aplikasi lain dengan cara biasa. Kamu juga dapat mengatur batas waktu atau menonaktifkan bagian layar tertentu jika diperlukan.
Cara keluar dari Guided Access
- Tekan tombol samping atau tombol Home tiga kali, sesuai model iPhone.
- Masukkan kode sandi Guided Access atau lakukan autentikasi biometrik jika telah diaktifkan.
- Ketuk End (Akhiri).
Tips keamanan: Guided Access bukan pengganti penguncian aplikasi untuk penggunaan sehari-hari. Gunakan fitur ini khusus ketika kamu ingin membatasi orang lain agar tetap berada dalam satu aplikasi.
5. Apakah Face ID Bisa Digunakan untuk Semua Aplikasi?
Tidak semua aplikasi mendukung metode autentikasi yang sama. Ada dua mekanisme yang perlu dibedakan, yaitu penguncian aplikasi melalui sistem iOS dan autentikasi yang disediakan langsung oleh aplikasi.
- Penguncian bawaan iOS: Pada iOS 18 atau versi lebih baru, aplikasi yang kompatibel dapat meminta Face ID, Touch ID, atau kode sandi melalui menu di Home Screen.
- Penguncian dari aplikasi: Sejumlah aplikasi perbankan, pengelola kata sandi, dan aplikasi komunikasi menyediakan pengaturan keamanan internal. Kamu perlu mengaktifkannya melalui menu privasi atau keamanan aplikasi tersebut.
Untuk aplikasi yang tidak memiliki fitur penguncian bawaan maupun opsi Require Face ID, kamu tidak bisa memaksakan autentikasi biometrik melalui satu menu universal di Settings.
Jika menggunakan aplikasi perbankan atau aplikasi yang menyimpan data sensitif, periksa pengaturan keamanan di dalam aplikasi dan pastikan kamu menggunakan versi resmi yang diperbarui.
6. Cara Mengamankan Akun dengan Autentikasi Dua Faktor
Autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA) merupakan lapisan keamanan tambahan untuk akun, termasuk Akun Apple. Fitur ini membantu mencegah orang lain masuk ke akun meskipun mereka mengetahui kata sandinya.
Namun, 2FA tidak mengunci ikon aplikasi di iPhone. Fungsinya adalah melindungi proses masuk ke akun atau layanan yang mendukungnya, sehingga menjadi pelengkap keamanan perangkat.
Cara memeriksa pengaturan autentikasi dua faktor Akun Apple
- Buka Settings (Pengaturan).
- Ketuk nama akun Apple di bagian atas.
- Pilih Sign-In & Security (Masuk & Keamanan).
- Ketuk Two-Factor Authentication (Autentikasi Dua Faktor).
- Jika fitur belum aktif dan opsi tersedia, ikuti instruksi di layar untuk mengaktifkannya.
Setelah aktif, proses masuk pada perangkat baru atau melalui web dapat memerlukan kata sandi Akun Apple dan kode verifikasi enam digit dari perangkat atau nomor telepon tepercaya.
Untuk perlindungan tambahan, gunakan kode sandi iPhone yang sulit ditebak, aktifkan Face ID atau Touch ID, dan jangan pernah membagikan kode verifikasi kepada orang lain.
7. Tips Memilih Metode Kunci Aplikasi yang Tepat
Setiap metode memiliki fungsi dan tingkat pembatasan berbeda. Berikut panduan singkat untuk memilih cara yang paling sesuai.
- Ingin aplikasi meminta Face ID setiap kali dibuka: Gunakan Require Face ID pada iOS 18 atau versi lebih baru jika aplikasi mendukungnya.
- Ingin menyembunyikan ikon aplikasi: Gunakan Hide and Require Face ID jika opsi tersebut tersedia.
- Ingin membatasi waktu penggunaan: Atur App Limits atau Downtime melalui Screen Time.
- Ingin meminjamkan iPhone tanpa membiarkan pengguna berpindah aplikasi: Gunakan Guided Access.
- Ingin melindungi akun online: Aktifkan autentikasi dua faktor dan gunakan kata sandi yang kuat.
Selain itu, biasakan mengunci iPhone ketika tidak digunakan dan hindari membagikan kode sandi perangkat kepada orang lain. Jika seseorang mengetahui kode sandi utama, tingkat perlindungan beberapa fitur dapat bergantung pada konfigurasi keamanan perangkat yang digunakan.
Kesimpulan
Cara kunci aplikasi di iPhone dapat disesuaikan dengan versi iOS dan tujuan penggunaan. Untuk iPhone dengan iOS 18 atau lebih baru, fitur Require Face ID, Touch ID, atau Passcode merupakan pilihan paling praktis untuk mengunci aplikasi yang kompatibel. Kamu juga dapat menyembunyikan aplikasi tertentu agar tidak mudah ditemukan.
Jika menggunakan iPhone versi lama, Screen Time dapat membantu membatasi penggunaan aplikasi, sedangkan Guided Access cocok untuk meminjamkan perangkat tanpa membiarkan orang lain berpindah aplikasi. Untuk menjaga keamanan akun, lengkapi perlindungan perangkat dengan autentikasi dua faktor.
Dengan memahami perbedaan setiap fitur, kamu bisa menjaga privasi dengan lebih efektif tanpa harus memasang aplikasi pengunci dari pihak ketiga yang belum tentu tepercaya.